Tips Panduan Liburan ke India

Tips Panduan Liburan ke India

Tips panduan liburan ke India

Tips Panduan Liburan ke India

Tips panduan liburan ke India, untuk anda yang masih ragu untuk jalan-jalan ke India. Mulai dari berbagai scam di India, sampai dengan pandangan orang tentang India dibandingkan kenyataan pada waktu kita traveling ke India. Apakah sama dengan pandangan kebanyakan orang? Silahkan dibaca selengkapnya dalam postingan tips panduan liburan ke India berikut ini 🙂

SCAM & HAL-HAL yang perlu diperhatikan

  • Di semua tempat berjualan, biasakan tanya harga dulu di awal. Selain itu kita tidak ketemu scam lainnya. Info dari beberapa teman & website review TripAdvisor tentang banyaknya scam di stasiun kereta api Delhi, tapi untungnya tidak terkena scam di sana. Dan harap berhati-hati kalo jalan kaki melewati gang-gang sepi. Tapi mungkin di semua daerah yang sepi di negara manapun, memang sebaiknya kita berhati-hati, tidak hanya di India..
  • Rickshaw. Kita tidak sampai terkena scam, tapi perhatikan tips di bawah ini:
    • jangan mau dibawa ke tempat shopping
    • tawar harga dulu, pastikan harga untuk 1 rickshaw, bukan harga 1 orang / dihitung per orang, karena 1 rickshaw bisa muat sampai 3 orang. Kurleb harga rickshaw antara 40-100 INR (tergantung jarak tentunya).
  • Metro Delhi (subway):
    • kalo pemberhentian masih lama, usahakan menunggu di tengah, jangan persis di pintu masuk/keluar, karena apabila banyak org yg keluar, bisa-bisa kita terdorong ikut keluar dari pintu tersebut..

INDIA FACTS vs pendapat orang tentang India

Yang terutama di tips panduan liburan ke India dari #LiburanMurah, tentunya anggapan kebanyakan orang tentang India, dibandingkan dengan kenyataan pada waktu kita berada di India. Sebagian mungkin sama, tapi banyak juga yang tidak sengeri yang dibayangkan. Overall kalo untuk saya, masih pengin untuk balik lagi ke India. Bahkan salah satu rekan trip India kita di tahun 2014 sudah pergi ke India untuk kedua kalinya di November 2015 barusan. Ada yang bilang traveling ke India ini whether you will hate it or love it, antara cinta dan benci kalo ke India, hehehe :p

  • India kotor? Kita pergi ke 4 kota, Delhi, Agra, Jaipur, dan Kolkata. Yang paling parah kotornya di Kolkata. Agra & Jaipur lumayan, sedangkan Delhi tidak separah yang dibayangkan, tidak terlalu kotor & subway di Delhi juga cukup modern. Yang membedakan dengan subway Singapore cuma area sekitar subway yang kurang bersih & pengamanan yang cukup ketat, hampir di setiap pintu masuk setiap tas harus di-scan terlebih dahulu. Toilet juga tidak parah, hampir sama aja dengan di Indonesia (yang kita coba masuk di toilet pria saja)..
  • Cewek traveling ke India tidak aman? Kalo traveling dengan sewa mobil saya rasa cukup aman, sedangkan apabila kita naik public transport, memang lebih banyak cowok ketimbang ceweknya. Apalagi kalo naik Metro di Delhi, bisa jadi kemungkinan cewek “dilecehkan” cukup besar, karena hampir tidak ada ruang personal di Metro, badan kita pasti bersentuhan dengan orang lain di sekitar kita, karena saking banyaknya orang di Metro tersebut. Patut disayangkan, padahal sistem Metro di Delhi sebenarnya lumayan modern untuk para traveler yang senang bepergian mandiri.
  • HORN! Membunyikan bel mobil di India itu biasa. Cara mengemudi mobil supir di India juga mantap, lenggak lenggok kanan kiri, seperti model di catwalk, xixixi.. Jauh lebih mantap cara mengemudi di India, ketimbang di Indonesia, atau bahkan dengan Vietnam..
  • Jangan lupa apabila bertanya ke orang India, apabila mereka menggoyangkan kepala (hampir seperti menggelengkan kepala), itu artinya “iya”. Pertama kali mungkin agak bingung, tapi lama-kelamaan akan terbiasa dengan cara mereka menggoyangkan kepala tersebut, hehe..
  • Cukup mudah menemukan orang yang bisa berbahasa Inggris di India. Tapi jangan bertanya ke sembarang orang, kalo bisa tanya ke orang yang keliatannya terpelajar, karena kemungkinan terkena scam cukup besar (scam = tipuan)
  • Makanan kari di India pedas? Tidak juga, kita bisa request yang tidak terlalu pedas kok, dan masih di bawah pedasnya masakan Padang atau Manado menurut saya.. Meskipun setelah 2-3 hari makan makanan India dengan menu utama kari terus, cukup membosankan bagi saya. #selera
  • Orang India bau? Siapa yang bilang? Hehe :p Kita pergi dalam bulan November, di mana hawa sudah cukup sejuk, tidak sepanas di Indonesia. Dan kata beberapa teman, udara di India lebih kering, tidak lembab, jadi mungkin tidak terlalu berkeringat juga.
  • Ke India itu… berasa jadi artis!

Ke mana2 diminta foto bareng. Di Amber Fort diajak foto, di Taj Mahal juga, sampai di Humayun Tomb juga diajak foto bareng puluhan anak sekolahan. Bahkan seorang Andreas Prayoga #turiskere (admin LM) sampai berlari2 dikejar2 untuk dimintain foto, xixixi.. Dan mereka sangat ramah, selalu melambaikan tangan, say “hi”, “hello”, “where are you from” etc..

Yang sering terdengar selama di India

  • OTO = Auto = Tuk Tuk, transportasi umum semacam bajai / bajaj di India
  • NAMASTE = sapaan khas orang India, mungkin seperti kita mengucapkan salam kepada orang lain..
  • King Fisher = Beer di India yang terkenal, must try!

Bulan Terbaik ke India

Bulan terbaik ke India: antara November sampai dengan Maret-April, di mana hawa tidak terlalu panas. Kita ke sana di bulan November 2014, hawa cukup sejuk tidak panas menyengat, dan tidak turun hujan sama sekali.

Silahkan teman-teman LM bisa menulis komen di bawah, apabila ada yang mau ditanyakan atau ingin memberi tambahan informasi tentang India.

Leave a Reply